Langsung ke konten utama

Sosial media mendekatkan yang jauh tetapi malah menjauhkan yang dekat. Aneh.

     Teknologi bener-bener ngebuat semuanya berubah ya. Yang paling jelas keliatan, tentu aja disaat bersosial. Apa lagi dengan kedatangan Sosial Media. Padahal awalnya Sosial Media dibuat untuk mendekatkan orang-orang yang jauh agar dapat bersosialisasi dengan mudah. Kalo diliat dari prakteknya emang sih Sosial Media mendekatkan yang jauh, tapi juga menjauhkan yang dekat.

      Hal ini benar-benar saya rasakan disaat nongkrong bareng sama bocah-bocah 7L (Lo Lagi Lo Lagi Lah Lo Lagi) di Estate. Awalnya pas dateng, pasti saya sendiri gara-gara yang laen ngaret #SudahTerlaluLamaSendiri seru obrolannya, walaupun emang ngalor-ngidul gak jelas, tapi emang ini ciri khas 7L. Tapi itu semua berubah disaat negara api menyerang disaat ada aja salah satu dari bocah 7L yang udah mulai asik sendiri megangin gadgetnya, entah dia BBM-an, Line-an, Twitter-an, Instagram-an atupun kecopetan path-an. Karena kalo ada yang mulai megang gadget, entah kenapa ini kayak virus yang bakal nyebar ke orang-orang sekitar. Ujung-ujungnya semua orang megang gadgetnya masing-masing (termasuk saya) dan pasti bakalan sepi gak ada yang diobrolin lagi karena semua orang udah sibuk sama kehidupan Sosial Medianya masing-masing. Sumpah benci banget situasi kayak gini.

      Ini semua sebenernya kesalahan dari tujuan Sosial Media itu sendiri atau sebenernya kesalahan si pemakai? Mau sampai kapan kayak begini terus? Untuk apa kita berkomunikasi sama orang-orang yang jauh dari kita sedangkan orang-orang di sekitar kita ditelantarkan begini. Cobalah disaat berkumpul bersama siapapun, mau itu keluarga ataupun teman, coba naikan pandangan ke atas jangan menghadap gadget terus menerus, karena dunia ini luas bukan hanya sebatas layar yang ukurannya hanya beberapa inch. Cobalah berkomunikasi dengan orang yang disekitar anda, bukan orang jauh yang berada disana, kita diciptakan dengan sebuah raga jadi gunakanlah raga kita untuk bersosialisasi dengan yang lainnya. #UculGoldenWays

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Manusia dan Cinta Kasih

Makalah Manusia dan Cinta Kasih “Makalah Manusia dan Cinta Kasih” Dosen : Auliya Ar Rahma Oleh                         Nama                : Faisal Ramadhan Budiono                         NPM/ Kelas      : 13114819 / 1KA01                         Jurusan              : Sistem Informasi                         Fakultas       ...

Latar Belakang dan Tujuan Ilmu Sosial Dasar

Pengertian Ilmu Sosial Dasar      Untuk menjawab dan memecahkan berbagai persoalan yang ada dalam kehidupan maka lahirlah berbagai macam ilmu pengetahuan. Berdasarkan sumber ilmu filsafat yang di anggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan di kelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu: Ilmu-ilmu Alamiah (natural science) . Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Ilmu-ilmu sosial (social science) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Pengetahuan budaya (the humanities) bertujuan...

Desain dan Struktur Organisasi

           Dari empat desain keputusan (pembagian kerja, pendelegasian kewenangan, pembagian departemen dan rentang kendali) menghasilkan struktur organisasi. Para peneliti dan praktisi manajemen berusaha untuk mengembangkan pemabaham mengenai hubunan antar struktur dan kinerja, sikap, keefektifan, dan variable lainnya. Secara umum, gambaran mengenai struktur meliputi formalisasi , sentralisasi , dan kerumitan .                1.             Formalisasi Formalisasi mengacu derajat dimana segala harapan mengenai cara dan tujuan pekerjaan dirumuskan, ditulis dan diberlakukan. Suatu organisasi yang sangat formal akan memuat prosedur dan aturan yang ketat dalam setiap kegiatan/pekerjaan di dalam organisasi. Dengan demikian, semakin formal suatu organisasi, maka semakin ketat pula aturan dan prosedur kerjany...